Data terkait Jeffrey Epstein yang dirilis oleh Departemen Kehakiman AS mengungkap lebih dari sekadar catatan kriminal. “Epstein Files” menyoroti lebih dari 2.000 video dan 180.000 gambar serta hubungan Epstein dengan berbagai tokoh penting. “Upaya pengumpulan data oleh departemen menghasilkan identifikasi lebih dari 6 juta halaman yang berpotensi relevan, termasuk email Departemen dan FBI, ringkasan wawancara, gambar, video, dan berbagai materi lain yang dikumpulkan dan dihasilkan selama berbagai investigasi dan penuntutan yang dicakup oleh undang-undang tersebut,”
Berbagai email yang ditemukan juga menunjukkan jaringan luas Epstein dengan orang-orang berpengaruh.
Tidak hanya jumlah dokumen yang mengejutkan, tetapi dampaknya juga besar, mengingat keterkaitan Epstein dengan pemerintahan Donald Trump. Todd Blance, Wakil Jaksa Agung AS, menegaskan bahwa transparansi ini adalah langkah penting untuk penegakan hukum yang adil. Dokumen sebanyak 3 juta halaman tersebut kini dapat diakses publik.
Salah satu komunikasi yang diungkap adalah antara Epstein dan Elon Musk, yang membahas acara di pulau pribadi Epstein. Selain itu, keterlibatan Menteri Perdagangan Howard Lutnick dalam kunjungan ke pulau Epstein juga disebutkan, meskipun Lutnick dan istrinya merasa terganggu oleh situasi di sana “tidak pernah berada di ruangan yang sama dengan orang menjijikkan itu lagi”
. Banyak tokoh lain yang namanya muncul dalam data ini juga terpaksa menghadapi konsekuensi, termasuk pengunduran diri pejabat besar.






